Rabu, 25 Januari 2012

Misteri Kematian Teman Sekelasku 3

"Shofie.. cepetan udah di tungguin nih.." teriak juwita dari depan gerbang sekolah.
"aduuh.. sorry ya tadi gue di panggil sama Pak Derry" ujarku sambil sedikit terengah-engah.
"ngapain kamu di panggil Pak Derry?" tanya Kiki sambil mengerutkan dahinya.
"itu loh yank.. ulangan Biologi aku kena remed jadi aku di panggil deh" jawabku sambil memasukan buku pelajaran yang aku bawa ke dalam tas.
"tumben loe kena remed Fie? bukannya biasanya nilai loe bagus ya kalau pelajaran biologi." tanya Hendra.
"iya ga tau tuh.. mungkin gue kurang konsen kali ya ngerjainnya" jawabku.
tiba tiba mataku langsung tertuju pada seseorang. tingkahnya sangat aneh dan mencurigakan seperti sedang memata-matai sesuatu.
"eh liat deh.. tuh orang aneh bgt tingkahnya" ujarku setengah berbisik pada teman-temanku.
"mana?" tanya Hendra penasaran.
"itu loh orang yang ada di pohon seberang sekolah" ujarku sambil memberi isyarat lewat tatapan mata.
"iya ya aneh.." ujar Juwita.
orang misterius itu sepertinya sudah menyadari bahwa kita sudah mengetahui keberadaannya. orang itu langsung pergi namun Kiki tetap saja memperhatikan orang itu.
"orangnya udah pergi. udah yuk pulang" ujarku kepada teman-temanku.
"yaudah yuk" ujar Kiki sambil menaiki motornya.
***

"udah ketemu bukunya Nov?" tanya Nadya sambil bersusah payah membawa buku yang ada di tangannya.
"lom nih Nad, loe duluan aja entar gue nyusul" jawab Novi sambil memperhatikan rak demi rak.
"sini yank aku bantuin, biar aku aja yang bawa bukunya ke depan" ujar Bobby sambil mengambil tumpukan buku dari tangan Nadya.
Novi masih saja focus mencari buku yang tersusun rapi di dalam rak.
"udah Nad? Novi mana?" tanya lharaz sambil masuk ke dalam perpustakaan bersama Agoy dan kak Lee.
"udah, tuh si Novi masih di dalem nyari buku" jawab Nadya.

"Arrrgggghhhhh.....!!!!"
terdengar suara Novi berteriak dari dalam perpustakaan. kak Lee langsung berlari menghampiri Novi.
"kamu kenapa Nov?" tanya kak Lee sambil memeluk Novi.
"itu.. itu.." jawabnya gemetaran sambil menunjuk ke arah belakangnya.
"itu apa?" tanya kak Lee bingung.
"ada hantu.. aku takut" jawabnya sambil menangis.
"ada apaan sih?" tanya Agoy yang baru sampai di tempat Novi.
"loe gpp kan Nov?" tanya lharaz khawatir.
"udah udah.. kita keluar aja yuk. nanti kamu ngejelasinnya di luar aja" ujar Lee sambil menenangkan Novi.
***

"sumpah tadi aku ngeliat hantu" ujar Novi sambil memandangi teman temannya.
"loe yakin?" tanya Bobby.
"gue yakin Bob, tadi pas gue balik badan hantu itu ada di belakang gue sambil melototin gue" jawab Novi menceritakan kejadian yang baru dialaminya. "dan kalian tau hantu itu siapa?" sambungnya lagi sambil celingukan ke kanan dan ke kiri sambil gemetaran.
"siapa?" tanya Bobby, Agoy, Lharaz, Nadya dan Lee bersamaan.
"Di.. Dinda" ujarnya pelan.
"hah? loe yakin?" tanya Bobby.
"sumpah Bob yang gue liat itu emang bener-bener dia. kayanya dia dendam deh sama gue soalnya waktu itu gue pernah ngejailin dia" ujar Novi mulai meneteskan air matanya kembali.
Lee kembali memeluk Novi. "udah kamu tenang, disini kan ada aku" ujarnya sambil mengusap kepalanya.
"iihh.. gue takut." ujar Lharaz ketakutan.
"kamu jangan takut donk sayang kan ada aku yang jagain kamu" ujar Agoy.
saat mereka sudah mulai agak tenang. kembali terdengar suara yang membuat mereka merinding. suara teriakan seorang perempuan yang sangat miris. mereka semua langsung berlari keluar meninggalkan sekolah.
***

"ahh.. kenyang.." ujar Alwin.
"yaiyalah kenyang loe makannya kaya orang kesurupan gitu" gerutu Fero.
"gue sumpahin tuh perut langsung melilit" ujar Lee setengah kesal.
"eh yang lain pada kemana nih?" tanyaku yang baru menyadari bahwa teman-temanku yang lain tidak ada.
"iya ya.. mereka pada kemana?" tanya Fero sambil celingukan.
"lagi ke toilet palingan. kita tunggu di parkiran aja yuk" ajak kak Lee kepada kami sambil keluar restoran.
tak berapa lama Iras, Rahmadhani, Widie dan Budi menghampiri mereka di parkiran.
"sorry lama soalnya tadi di toilet antri" ujar Iras menghampiri teman-temannya.
"ngantri apa loe nyetor dulu di dalem?" tanya kak Lee Jahil.
yang lain hanya tertawa mendengar gurauan kak Lee.
dari arah berlawanan aku melihat kak Novi berjalan dengan sedikit terburu-buru aku pun langsung menghampirinya.
"eh kak Novi mau kemana kak kok buru buru bgt keliatannya?" tanyaku.
"eh Shofie.. iya nih kakak lagi buru buru soalnya kalo kemaleman suka ga ada taksi yang lewat" ujar kak Novi sambil tersenyum ke arah ku.
Aku langsung memanggil kak Lee dan menyuruhnya untuk mengantar kak Novi pulang. aku ingin mendekatkan mereka berdua lagi karna kak Lee dan kak Novi itu dulunya pacaran tapi karna ada suatu masalah mereka berdua jadi putus. padahal aku sangat setuju sekali dengan hubungan mereka dan aku sendiri tak tau sebab mereka putus itu karna apa.
"ehmm.. ga usah deh ngerepotin. kalian juga kan mau pulang" ujar kak Novi sungkan.
"ga kok, iya kan kak?" ujarku sambil bertanya ke kak Lee.
"iya gpp kok.. dari pada kamu kemaleman pulangnya. lagian rumah kita kan searah" ujar kak Lee membujuk kak Novi.
" yaudah deh" ucapnya singkat dengan malu malu.
"aku pulang sama Kiki aja ya kak. kakak anterin kak Novi aja" ujarku sambil menyenggol Kiki dengan siku ku.
"iya yuk kita pulang" ujar Kiki menarik tanganku.
Setelah mereka semua pulang aku dan Kiki langsung berjalan ke tempat Kiki memarkirkan Motornya. lagi lagi aku melihat orang yang mencurigakan itu sedang memandang ke arah kami tapi aku tak memberitahu Kiki karna aku takut nanti Kiki akan menghampiri orang misterius itu.
"ayo naik" ujar Kiki mengalihkan pandanganku.
"eh iya"
Aku langsung berjalan ke samping dan menaiki jok belakang motor Kiki. saat aku melihat ke arah orang misterius itu ternyata orang itu sudah tidak ada. aku jadi semakin was was aku takut orang itu mempunyai niat yang tidak baik terhadap kami. sepanjang perjalanan aku hanya diam saat Kiki mengajakku mengobrol. otakku kembali teringat dengan orang misterius yang ku lihat di parkiran tadi. tiba tiba mataku tertuju pada sebuah busway yang berhenti di sebelahku. memang tidak ada yang aneh dengan busway itu tetapi yang membuatku bergidik adalah salah satu penumpang yang ada di dalamnya. ia berdiri dengan wajah tertunduk dan masih mengenakan seragam sekolah. seragamnya tampak sangat lusuh dan di penuhi dengan noda darah yang mencolok. tubuhku langsung gemetar, saat ia mengadahkan kepalanya aku langsung memeluk Kiki sambil menutup mataku.


Bersambung ...
»»  >>Selengkapnya...

Misteri Kematian Teman Sekelasku 2

aku tak bisa tidur dengan nyenyak malam ini, aku masih terus terbayang-bayang kejadian tadi siang. kami berempat berlari berhamburan keluar lab aku tak tau bagaimana nasib Widie dan Budi karna aku dan Kiki berlari kearah yang berlawanan dengan mereka berdua. ku tutup kembali wajahku dengan bantal berharap aku bisa segera terlelap tetapi tetap saja nihil. aku bangkit dari tempat tidurku, ku raih handphone blackberry-ku yang ku teletakkan di dekat lampu meja kamarku. "uuh.. tak ada kabar dari Kiki. mm.. mungkin dia sudah tidur" gumamku pelan. aku bangkit dari tempat tidurku menuju ruang tengah. kulihat kak Lee masih menonton tv disana. "kok belum tidur dek?" tanya kak Lee sambil mengganti chanel tv. "ga bisa tidur kak" jawabku sambil berjalan menghampirinya. "kok tumben?" tanyanya lagi."tadi siang aku ngalemin kejadian aneh" jawabku sambil duduk disampingnya dan memakan camilan milik kak Lee. "ngalemin apaan?" tanyanya penasaran. akupun menceritakan kejadian tadi siang yang aku alami bersama Kiki, Budi dan Widie secara detail kepada kak Lee.
***

"oy Nic.. gue laper nih! sediain makanan kek atau apa gitu" ujar Iras dengan wajah memelas. "loe cari aja tuh di dapur kayanya di dalem kulkas ada makanan deh" ujar Nicky sambil memetik gitarnya. Iraspun bangkit dan mulai menuju dapur. sesampainya di dapur ia langsung membuka pintu kulkas. betapa senangnya dia melihat banyak makanan yang menganggur di dalam kulkas.
"Huhuhuhu... Toloongg..!!". terdengar suara rintihan perempuan meminta tolong. "suara siapa tuh?" gumam Iras pelan. Iras mulai mencari asal suara itu. ternyata asal suara tersebut dari kamar bi Ijah pembantunya Nicky. Iraspun menghentikan langkah kakinya dan membuka pintu kamar itu pelan-pelan. "bi..bibik kenapa?" tanya Iras khawatir. ia melihat sesosok perempuan yang sedang menangis duduk dilantai membelakanginya. "apa ada yang bisa saya bantu?" tanyanya lagi. namun perempuan itu tetap saja merintih tanpa menjawab pertanyaan Iras. Iras mulai melangkah mendekatinya dan memperhatikan sosok perempuan itu. semakin diperhatikan dan diamati sosok itu tak mirip dengan sosok bi Ijah yang ia kenal.
"woyy! nagapain loe disini? katanya laper?" tanya Nicky mengagetkan Iras. "ya Allah Nic.. loe ngagetin gue aja" jawab Iras sambil mengelus dadanya. "ya lagian loe ngapain disini? kan dapurnya ada disana" tanya Nicky lagi sambil menunjuk ke arah dapur. "iya gue tau dapur ada disana" jawab Iras. "eh Nic.. itu siapa?" tanya Iras sambil menunjuk ke dalam kamar. saat Iras menengok kembali ke dalam kamar disana sudah tidak ada siapa-siapa. "mana? ga ada siapa-siapa. loe ngigo ya Ras? gue tau loe laper tapi ga sampe bikin stres gitu juga kali" ujar Nicky sambil menepuk pundak Iras. "enggak.. tadi gue ngeliat ada cewek nangis disitu" ujar Iras ngotot. "iya terus mana? kamar ini kan kosong. bi Ijah lagi pulang kampung nengokin anaknya yang lagi sakit" ujar Nicky menjelaskan sambil meyakinkan Iras. Iras masih terlihat bingung ia hanya melongo waktu Nicky bilang 'bi Ijah lagi pulang kampung'. "lantas yang tadi gue liat siapa?" pikirnya dalam hati. "woy Ras! loe kok malah bengong sih? culun tau ga loe" ledek Nicky sambil tertawa. " gue balik dulu ya Nic, bye!" ucapnya pamit. Nicky hanya bingung melihat Iras sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. "tuh anak kenapa sih? aneh bgt" ujar Nicky kebingungan.
Iras yakin bahwa yang ia liat tadi itu benar-benar nyata bukan halusinasi belaka. sosok perempuan itu bahkan suaranya sangat nyata. kemudian Iras teringat sesuatu, ia pernah mendengar Dinda menangis di gudang persis seperti itu dan sosok perempuan itu kalau di perhatikan memang mirip Dinda. "jangan-jangan yang gue liat tadi itu dia" tebak Iras. "ah gue mikir apa sih" ujarnya sambil menutup wajahnya dengan selimut.
***

"Shofiee..!" teriak kak Lee dari luar kamarku. akupun bangun dari tidurku, dengan wajah masih setengah mengantuk aku menghampiri kak Lee yang berada di luar kamarku. "mm.. iya kak.. nih gue udah bangun" ucapku sambil bersusah payah menahan mataku yang masih terkantuk-kantuk. "mandi dulu gih sana.. kakak tunggu di ruang makan" ujarnya sambil mengelus rambutku yang berantakan. aku langsung berjalan ke kamar mandi yang terletak di dalam kamarku.
***

"woyy! cepetan! udah jam berapa nih!" teriak fero sambil berkali-kali membunyikan klakson mobilnya. "iya iya sabar napa" ujar kak Bobby sambil berlari ke arah fero. "loe mau kesekolah apa mau ke toilet kak?" tanya fero sambil memperhatikan kak Bobby. "ya kesekolah lah.. pake ditanya" jawab kak Bobby sewot. "emang kenapa sih?" tanyanya lagi dengan nada bingung. "tuh resleting celana loe belom dinaikin" jawabnya cekikikan sambil menunjuk celana kak Bobby. "astaga!!" ujarnya kaget sambil membalikkan badannya dan menaikan resleting celananya. "hehehe.. udah nih" ujarnya sambil cengengesan. Fero hanya menggelengkan kepalanya. "yuk let's go!".
***

Hari ini rasanya aku kurang bersemangat begitu juga dengan teman-temanku. setelah aku menceritakan kejadian kemarin di lab biologi bersama Widie, Budi dan Kiki suasana di sekolah menjadi sedikit agak tegang. awalnya Fero, Metta dan Juwita tidak percaya tetapi setelah mereka mendengarkan kesaksian dari siswa-siswi lain akhirnya mereka bertiga pun percaya. "gue juga mengalami kejadian aneh tadi pagi" ujar Nadya yang tiba-tiba berada di belakang kami. "kejadian apa Nad?" tanya Metta penasaran. "tadi pagi sehabis piket gue ke toilet buat naro kain pel, trus gue ngeliat ada siswi gitu mondar-mandir di dalem toilet pas gue samperin tau tau udah ga ada" jawab Nadya menceritakan pengalamannya. "loe liat ga wajahnya?" tanya juwita. "ya ga keliatan jelas lah.. orang lampunya aja mati" jawab Nadya sambil duduk di sebelahku. "duh.. lama-lama gue bisa ga betah nih sekolah disini" ujar Widie.
"gue juga kemarin ngalemin kejadian aneh" ujar Iras sambil menghampiri kami. "kejadian apa yank? kok kamu ga cerita sama aku?" tanya rahmadhani yang berjalan di sebelahnya. Iras langsung duduk di kursi kosong dekat Nadya begitu juga dengan kak Rahma, Nicky, Bobby, Lee, Agoy, Lharaz, Alwin, Kiki, Hendra dan Budi. "tapi gue ngaleminnya di rumah loe Nic" ujar Iras sambil melihat kearah Nicky. "rumah gue?" tanya Nicky bingung. "iya rumah loe, yang semalem itu. gue ngeliat ada cewek nangis sambil merintih-rintih gitu di kamarnya bi Ijah padahal loe bilang tuh kamar kosong soalnya bi Ijah lagi pulang kampung. iya kan?" jawab Iras menceritakan sambil bertanya kembali. "iya emang kosong. tapi loe beneran yakin sama yang loe liat itu Ras? bukan halusinasi loe aja tuh?" tanya Nicky memastikan. "sumpah mampus gue Nic.. gue ga salah liat. yang gue liat dan gue denger itu beneran nyata" jawab Iras dengan nada serius. kami semua langsung terdiam dan berpikir sejenak. kenapa Dinda meneror kami dengan cara menakut-nakuti kami seperti ini? sebenarnya apa yang dia inginkan? aku terus bertanya-tanya dalam hati.
"yaudah guys.. mending sekarang kita harus waspada soalnya ini bener-bener masalah yang serius dan di luar nalar logika juga" ujar Alwin memecah keheningan. "kayanya si Dinda mau ngasih tau kita sesuatu deh" ujar Hendra tiba-tiba. "ngasih tau apa Ndra?" tanya kak Bobby. "ya sesuatu.. soalnya ga mungkin dia menghantui kita tanpa sebab" jawabnya menerka-nerka. "bisa jadi dia dendam sama orang-orang yang sering ngejailin dia trus kita ikut-ikutan kena imbasnya" tebak Budi. "duh loe jangan nakutin gue donk Bud" ujar Lharaz sambil memeluk Agoy. "aduuh guys tenang dulu donk. kita kan belum tau sebabnya" ujar Hendra menenangkan. "trus soal foto yang kita liat kemarin gimana tuh?" tanya Widie mengingatkan kami soal foto yang di potret Kiki. "iya kak.. jelas-jelas ada huruf D nya dan pasti artinya Death (mati)" ujarku meneruskan perkataan Widie. "terus fotonya mana?" tanya Agoy. aku dan Widie langsung menengok ke arah Kiki. "yah.. fotonya gue tinggal waktu kita lari. mungkin.. udah di buang sama pengurus sekolah sewaktu dia bersih-bersih" jawab Kiki mengingat-ingat. "udah udah.. mending kita lupain masalah ini sejenak. dari pada bikin gila" ujar kak Lee sambil memegang kepalanya. "iya udah lupain aja gue juga pusing nih" ujar Fero. kami pun sepakat untuk melupakan masalah ini sejenak. tetapi kami tetap waspada dan tetap mencari tau sebenarnya apa motif Dinda menghantui kami dan juga kenapa dia bunuh diri. misteri ini semakin membingungkan.


Bersambung...
»»  >>Selengkapnya...

Selasa, 24 Januari 2012

Misteri Kematian Teman Sekelasku 1

Kisah ini bermula ketika ada teman sekelasku yang meninggal dengan sangat tidak wajar. dikabarkan bahwa dia mati bunuh diri dengan cara terjun bebas dari jembatan yang dibawahnya ada jalur kereta api. saat ia melompat ke bawah ia menabrak sebuah kereta api yang melaju dengan sangat cepat. tubuhnya hancur berantakan organ dalamnya saja berceceran dimana-mana. untuk mengumpulkannya saja harus menggunakan mangkuk dan sumpit. uuh.. sungguh mengerikan.
"loe udah denger belom tentang kabarnya si dinda?" ujar Fero membuka obrolan. "si dinda temen sekelas loe itu?" tanya Metta. "iyalah.. dinda mana lagi" ujar fero sewot. "iya gue udah denger.. anak-anak 1 sekolahan juga lagi pada ngomongin dia kali" ujar Metta sambil meminum segelas Lemontea-nya. "emang bener ya dia bunuh diri?" tanya Widie sambil melepas headset ipod-nya. "iya kabarnya sih gitu, tapi gue bingung kenapa dia bunuh diri ya padahal gue liat kemarin dia baik-baik aja. prestasinya di sekolah juga bagus kenapa dia bunuh diri?" jawabku sambil bertanya kembali dengan ekspresi wajah bingung. "yaelah.. loe kaya ga tau aja sih Fie, si Dinda kan selalu jadi bahan olok-olokan siswa-siswi disini. bisa aja kan di luar keliatannya baik-baik aja tapi di dalemnya dia udah stres akut" jawab Juwita dengan santai.
"pagi-pagi udah pada ngerumpi nih!" ucap Alwin sambil mengagetkan kami. "astaga, kamu tuh bikin orang jantungan aja pagi-pagi. bisa ga sih datengnya biasa aja ga usah pake ngagetin gitu?" ujar Fero dongkol. "kalo biasa aja ga surprise donk sayang" ujar Alwin manja. "oh gitu.. jadi loe mau gue mati jantungan nih ceritanya?" tanya Fero gemas. "ya jangan donk kan belum nikah" jawab Alwin polos.
"enak aja loe.. mau ngempanin ade gue pake apaan udah ngomongin nikah-nikah segala" teriak kak Bobby sambil menghampiri kami. ia langsung menyenggol kepala Alwin dengan sikunya. kami hanya tertawa melihatnya. "emang bener ya dek si dinda mati bunuh diri?" tanya kak Lee kepadaku. "iya kak katanya sih gitu" jawabku. "duh gue jadi takut nih.. gue kan pernah ngejailin dia. jangan sampe deh arwahnya gentayangan" ujar Lharaz ketakutan. "huss,, kamu ngomong apa sih beb. ga mungkin lah orang yang udah mati arwahnya bisa kemana-mana. ngejawab pertanyaan malaikat kubur aja udah kesusahan". ujar Agoy menjelaskan sambil merangkul Lharaz kekasihnya. "duh.. pagi-pagi pada ngmongin beginian sih bikin tegang aja". ujar Kiki menghampiri kami. "mending kita balik ke kelas aja yuk bentar lagi juga bel masuk bunyi" ucap Metta mencairkan suasana.
***

"Argghhhhh.... !!!" terdengar suara teriakan seorang perempuan. aku langsung berlari menghampiri asal si pemilik suara tersebut. teman-teman yang lain juga mulai berlari dan mnghampirinya. "ada apa Wid?" tanyaku pada Widie. "itu..itu.." jawabnya menunjuk sebuah sepatu yang sangat kotor dan usang. "itu sepatunya Dinda" timpalnya. "loe yakin?" tanyaku sambil mengamati sepatu yang tadi di lempar oleh Widie. "iya tuh itu sepatunya si Dinda Fie, gue hapal bgt soalnya gue sering liat Dinda make sepatu itu. ujar Nadya menambahkan. aku bingung kenapa bisa sepatu ini masuk ke dalam lokernya Widie. aku mendekat dan menyentuh sepatu yang kotor itu. "tadi pagi tuh gue ngecek loker ga ada apa-apa, kenapa tiba-tiba bisa ada sepatu Dinda di dalem?" tanya Widie Heran. "mungkin ada yang iseng kali Wid" jawabku menyimpulkan sesuatu. "ga mungkin lah Shofie.. kan kunci loker sama gue" ujar Widie menjelaskan.
"ada apa ini?"tanya Pak Derry menghampiri kami. "itu Pak di dalem loker saya tau tau ada sepatunya Dinda". jawab Widie sambil menunjuk sepatu yang aku pegang. "kamu ada-ada aja mana mungkin sepatu Dinda bisa ada disitu Dinda kan sudah meninggal" ujar Pak derry sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. "sudah sudah kalian lanjutkan saja aktifitas kalian, mungkin saja itu kerjaan orang iseng" timpal Pak Derry. Kamipun menurut aku langsung mengajak Widie kembali ke kelas. sesampainya di kelas Widie kembali menceritakan kejadian itu kepadaku, Fero, Juwita dan Metta. ia yakin yang memasukan sepatu itu ke lokernya adalah arwahnya Dinda, aku dan teman-teman hanya tertawa mendengarnya. tidak mungkin orang yang sudah meninggal melakukan itu. pasti ada seseorang yang iseng melakukan itu untuk menakut-nakuti kami. Mataku tiba-tiba langsung tertuju pada sosok Pak Derry guru biologi di sekolahku. ya siapa yang tidak mengenal Pak Derry dia tampan, keren, dan juga sangat menarik banyak murid-murid perempuan yang suka kepadanya. "loe ngeliatin apaan sih Fie?" tanya Fero sambil celingukan. "itu tadi Pak Derry lewat" jawabku sambil cengengesan. "mana? mana?" tanya Juwita antusias. "tadi.. sekarang mah udah ga ada" jawabku di sertai dengan tawa Fero, Widie dan Metta.
***

"emang boleh ya cuci foto disini?"tanyaku sambil membuka pintu dalam ruang lab biologi. "ya boleh lah tadi aku udah minta ijin kok sama Pak Derry" jawab Kiki sambil mengeluarkan negatif film dari dalam kamera-nya. "oh yaudah.. cepet cuci biar ga kelamaan nih aku nunggunya" ujarku. "iya tunggu bentar ya" ucapnya sambil meninggalkan ku sendirian di ruang biologi.
"udah?" tanya ku sambil melepaskan ipodku dari telingaku. "udah kok tunggu aja sebentar lagi juga selesai" jawabnya sambil mengacak rambutku yang memang sudah berantakan. Kami pun mengobrol sambil menunggu foto-foto yang di cuci oleh Kiki selesai. Widie dan Budi menyusul kami disini akhirnya kami pun mengobrol bersama mereka berdua.
30 menit berlalu..
"gue ngambil foto-fotonya dulu ya" ujar Kiki memasuki ruangan dalam lab biologi. "gue juga ikut Ki.. gue penasaran sama foto-foto yang tadi loe potret" ujar Budi menyusul Kiki. "kita juga ikut yuk Fie" ujar Widie.
"ih..apaan nih?" tanya Kiki memperlihatkan salah satu foto yang di potretnya. "apaan?" tanyaku dan Widie penasaran. di dalam foto itu terlihat wajah teman-teman sekelasku yang sedang tersenyum dan di foto itu terukir huruf D yang sangat besar dan berwarna merah. kontan saja kami berempat langsung ketakutan. "D itu maksudnya Dinda ya?" tanya Widie ketakutan. "kalo gue sih mikirnya lain Wid" jawabku. "apa?" tanya Budi, Widie dan Kiki bersamaan. " D itu jangan-jangan Death (mati)" jawabku menyimpulkan. "jadi maksud loe Dinda mau kita semua mati gitu?" tanya Budi dengan ekspresi tidak karuan. belum saja rasa kaget kami hilang kami sudah di kagetkan dengan hal yang lebih membuat kami tercengang. sebuah keran wastafle tiba-tiba terbuka dan bukan air yang keluar dari keran itu melainkan darah. kami berempat langsung menjerit dan berhamburan keluar lab

Bersambung.....
»»  >>Selengkapnya...

Jumat, 20 Januari 2012

Lirik Lagu U-Kiss-Neverland

                                                         Artis:U-Kiss
                                                     Judul;Neverland
[Kevin] Ddaddadda ddara omyeon algedwae, yaksok
Bobobo boyeo julge hwansang gateun donghwasok (Come here girl)
[Kiseop] Maeil maeil modu oneul gateun naeil
[Eli] Money Love Fashion Fame(Fame) and all that's in between

[Hoon] Jamdeulji anhaneun bam, I bami saedorok

[AJ] Tell the DJ turn it up up up and da, da, dance a little more
[Hoon] Deo manheun bam, sumanhen bam I jinado
[Dongho] Ureon ajik kkaji cheolbuji boy and we stay forever young

(Oh neo) [SooHyun] neomani hamkke kajullae ([Kevin]meolji anheun fantasy)

[Kevin] Sang sang I gadeukhan I sesange
[SooHyun] Kkeuteun eobseo Never end yeogin Neverland[AJ] Come on, come on, jujeomalgo soneul jababwa
[Kevin] Bildeong supeul ddurhgo haneul sairo nan nalha Fly (Fly)
[Kiseop] Modeun geon midneun mankeum hyeonsilhiyabwa
[Kevin] Ni bal miteuro heuteojineun sueok gaewi stars

[Hoon] Jamdeulji anhaneun bam, I bami saedorok

[Eli] Tell the DJ turn it up up up and da, da, dance a little more
[Kiseop] Deo manheun bam, sumanhen bam I jinado
[Dongho] Geudaen eonjeggaji sonyeoil girl and we stay forever young

(Oh neo) [Hoon] neomani hamkke kajullae ([Kevin] meolji anheun fantasy)

[Kevin] Sang sang I gadeukhan I sesange
[Soohyun] Kkeuteun eobseo Never end yeogin Neverland

[Dongho] Cheoeum nunddeumyeon mideul su eobdae, gwaenchana na yeope isseulge

Geu nugudo jansori hal irhi eobdae, yeah geunyang da nae meotdaero hae
[AJ & Eli] You, me, and the DJ dancing till the break of dawn
No, no never gonna stop now Turn it up, let's party on

[Soohyun/Hoon] Neoman I hamkke gajullae ([Kevin] meolji anheun fantasy)

[Kevin] Sangsang I gadeukhan I sesange
[Soohyun] Kkeuteun obseo never end yeogin neverland

[Soohyun] Kkeuteun obseo never end yeogin neverland

[ Lyrics from: http://www.lyricsmode.com/lyrics/u/u_kiss/neverland.html ]

Translate : 

If you follow me you'll know, i promise
I will show you, in a fantasy like a fairytale
(come here girl)
Everyday, tomorrows like today
Money, Love, Fashion, Fame
and all that's in between

Nights without sleep,
throughout this night
Tell the DJ turn it up, up, up
and da, da, dance a little more
More nights, through more nights
I will be a boy forever and we stay forever young

(Oh you)I will only go with you
(A fantasy that isn't far away)
To this word full of imagination
Without an end, never end,
This is Neverland

Come on, come on, don't hesitate
and grab my hand
Through the forest of buildings in the sky,
I will fly(fly)
Everything you believe is reality
Scattered beneath your feet
are hundreds of millions of stars

Nights without sleep,
throughout this night
Tell the DJ turn it up, up, up
and da, da, dance a little more
More nights, through more nights
You will be a girl forever,
girl and we stay forever young

(Oh you)I will only go with you
(A fantasy that isn't far away)
To this word full of imagination
Without an end, never end,
This is Neverland

When you first open your eyes
you won't believe it
It's only i will say by your side
Nobody will nag at you,
yeah. Just do it all my way
You, me and the DJ
dancing till the break of dawn
No, no never gonna stop now,
turn it up, let's party on

I will only go with you
(A fantasy that isn't far away)
To this word full of imagination
Without an end, never end,
This is Neverland

Without an end, never end,
This is Neverland 

»»  >>Selengkapnya...

Biodata Personil U-Kiss


Tepatnya tanggal 15 Agustus 2008 di Jepang, tepatnya dalam acara POWER OF ATAMIX yang juga dihadiri sama SS501 dan PARAN, U-KISS melakukan debut pertama mereka dengan single pertama yang berjudul “NOT YOUNG”.

U-KISS terdiri dari 7 cowok dan di bawah naungan NH Media. 2 dari member U-Kiss merupakan jebolan dari boyband XING, yaitu Kevin (Woo Sung Hyun) dan Kibum (Kim Ki Bum). U-Kiss merupakan group yang punya kemampuan berbahasa yang sangat baik.
Februari 2011, Kibum dan Alexander keluar dari grup, bukan karena keinginan mereka, melainkan karena keputusan dari NH Media sendiri.
Nama U-Kiss bukan nama asal-asalan, tapi nama ini memiliki asal usul. Filosofi dari nama group ini yaitu:
U = ubiquitous (yang artinya= ada dimana-mana)
K = Korean
I = international (idol)
S = super
S = star

Awalnya U-Kiss terdiri dari 6 orang namun pas album ke-3 akan rilis NH Media mengumumkan akan ada member baru bernama Kiseop. Awalnya hal ini banyak mengundang tanya and kontoversi tapi KISSME bisa menerima keputusan tersebut melihat member lain menerima kehadiran Kiseop dengan ramah. Jadinya susunan mereka sekarang begini.

nah februari 2011, terjadi lagi perombakan anggota, kali ini tidak hanya penambahan member melainkan  ada dua orang member yang harus keluar karena alasan tertentu.. dan U-Kiss tetap menjadi grup dengan 7 member pada album ke 5 mereka..

Ini dia profile dari setiap member,,

Soohyun [수현]
Nama Asli: Shin Soo Hyun [신수현]
Posisi: Leader (semenjak album ke5), Lead Vocalist
Lahir pada tanggal 11 Maret 1989
Tinggi: 181cm / Berat: 67kg
Agama: Kristen
Golongan Darah: A
Hobi: dengar musik, berolahraga, bermain komputer
Keahlian: R&B, Dance, Piano, Sepak Bola
Fakta Unik: Mantan trainer di Good Entertainment dan JYPE, dekat dengan beberapa member 2PM dan 2AM, memiliki kakak perempuan dan adik perempuan.

Kiseop [기섭]
Nama Asli: Lee Ki Seop [이기섭]
Posisi: Vocalist
Lahir pada tanggal 17 Januari 1991
Tinggi: 180cm / Berat: 60kg
Agama: Buddha
Golongan Darah: A
Hobi: dengar musik, fotografi
Keahlian: poppin’ dance, beatboxing, taekwondo
Fakta Unik: Sebelum debut sempat tampil di PKL’s Wonderful Outing bersama SNSD dan muncul di MV Not Young-nya U-Kiss.

Eli [일라이]
Nama Asli: Kim Kyoung Jae [김경재]
Posisi: Main Rapper
Lahir pada tanggal 13 Maret 1991
Tinggi: 180cm / Berat: 70kg
Agama: Kristen
Golongan Darah: O
Hobi: dengar musik, nonton film, bermain komputer
Keahlian: kung fu, taekwondo, bisa berbahasa Inggris dan Mandarin
Fakta Unik: Lahir di L.A lalu pindah ke Washington D.C, belajar kung fu dan taekwondo selama 12 tahun, punya kakak dan adik perempuan, fans berat Yoon Eun Hye.

AJ
Nama Asli: Kim Jae Seop [이기섭]
Posisi: Rapper
Lahir pada tanggal 4 Juni 1991
Tinggi: 181cm / Berat: 61kg
Agama: Buddha
Golongan Darah: A
Hobi: Computer game, travel
Keahlian: bahasa inggris
Fakta Unik: maknae Paran, sunbae dan satu agensi dengan U-Kiss, netizen mempertanyakan nama yang akan digunakannya karena Kikwang B2ST juga pernah debut dengan nama AJ.

Hoon [훈]
Nama Asli: Yeo Hoon Min [여훈민]
Posisi: Vocalist
Lahir pada tanggal 16 Agustus 1991
Tinggi: 180cm / Berat: 65kg
Golongan Darah: O
Hobi: dengar musik, nonton film, bermain komputer
Keahlian: taekwondo, snowboarding, wakeboarding, basketball
Fakta Unik: dulunya debut sebagai penyanyi solo dan bahkan sudah mengeluarkan mini album, ikut berakting dalam Athena: Goddess of war, banyak yang mengatakan dia terlalu “balladish” dengan style U-Kiss.


Kevin [케빈]
Nama Asli: Woo Sung Hyun [우성현]
Posisi: Main Vocalist
Lahir pada 25 November 1991
Tinggi: 181cm / Berat: 56kg
Agama: Kristen
Golongan Darah: O
Hobi: composing, dengar musik, membaca
Keahlian: dapat memainkan gitar dan piano, poppin’ dance, menyanyi, fasih berbahasa Inggris
Fakta Unik: Pernah tinggal di California, mantan member XING, memiliki seorang kakak perempuan bernama “Deeana”.

Dongho [동호]
Nama Asli: Shin Dong Ho [신동호]
Posisi: Vocalist, Lead Dancer, Rapper
Lahir pada tanggal 29 Juni 1994
Tinggi: 178cm / Berat: 60kg
Agama: Kristen
Golongan Darah: B
Hobi: dengar musik, main golf
Keahlian: sepak bola, golf, fasih Mandarin, bisa memainkan alat musik drum
Fakta Unik: Lama tinggal di China, anggota termuda di U-Kiss, warna kesukaan Dongho adalah pink.

Member that always be a part of U-Kiss

Alexander [알렉산더]
Nama Asli: Alexander [알렉산더] Lee Eusebio
Posisi: Main Rapper
Lahir pada tanggal 29 July 1988
Tinggi: 182cm / Berat: 63kg
Agama: Kristen
Golongan Darah: O
Hobi: dengar musik, nonton film, fotografi
Keahlian: dapat berbicara dalam 7 bahasa
Fakta Unik: Dibesarkan di Hongkong dan Macau, tamat di salah satu sekolah di U.S, punya kakak perempuan.

Kibum [기범]
Nama Asli: Kim Ki Bum [김기범]
Posisi: Vocalist
Lahir pada tanggal 29 Desember 1990
Tinggi: 180cm / Berat: 65kg
Agama: Kristen
Golongan Darah: O
Hobi: dengar musik, berenang, membaca
Keahlian: menyusun lagu, poppin’ dance, piano, akting, bahasa Jepang
Fakta Unik: Mantan member XING, adik dari Kim Hyung Joon SS501, unofficial leader.
»»  >>Selengkapnya...

Lirik Lagu MBLAQ-Mona Lisa

                                                       Artis:MBLAQ
                                                     Judul:Mona Lisa

Leggo!!
Everybody on the left, Everybody on the right
Everybody, b-body, E-everybody in the house, say!
Lalalalala~ Hey! Lalalalala~ Hey! Lalalalalala~ Yeah!

Baby say yeah yeah yeah, yes
Don’t say no no no no
nuneul ttaelsu eobseo neol gajil suga eobtdae, do do do do
ireon jeok cheomiya, nareul bwa wae eodil bwa
bulleo do amu daedab neun eobtneun deon Mona Lisa
yeogin neoye jariya nal tteona jima

I Know I Know I Know I Know

saranghae, saranghae, sarang handa
taeyang boda tteugeobge wonhanda
neon gajilsu eobtneun
Mona Lisa gataseo, duryeo wo

naege annyeong, ira mal hajima
geureon nun bicheuro naege, mal hajima
Baby SAY YES, Baby SAY YES
Mona Lisa gateun pyojeongeul hago

Oh~oh oh oh oh Oh~oh oh oh oh
Oh Baby SAY YES, Baby SAY YES
nan meonghani seoseo, bara bogo isseo

You never know, niga nae yeoja ga dwelji
nan gyeolguk tto, neoreul bara boge dwaetji
amumal eobshi, mu pyojeong handeut useumyeo
neon meoreo jigo isseo

I Know I Know I Know I Know

saranghae, saranghae, sarang handa
ireohke sorichyeo bulleo bonda
neon gajilsu eobtneun
Mona Lisa gataseo, duryeo wo

naege annyeong, ira mal hajima
geureon nun bicheuro naege mal hajima
Baby SAY YES, Baby SAY YES
Mona Lisa gateun pyojeongeul hago

Oh~oh oh oh oh Oh~oh oh oh oh
Oh Baby SAY YES, Baby SAY YES
nan meonghani seoseo, bara bogo isseo

neol manjilsu neun eobt jiman
neol gajilsu neun eobtjiman
neol wonhae

Everybody on the left, Everybody on the right
Everybody, b-body, E-everybody in the house, say!
Lalalalala~ Oh! Lalalalala~ Oh! Lalalalalala~

naege annyeong, ira mal hajima (mal hajima)
geureon nun bicheuro naege mal hajima
Baby SAY YES, Baby SAY YES (Say YES)
Mona Lisa gateun pyojeongeul hago (pyojeongeul hago)

Oh~oh oh oh oh Oh~oh oh oh oh
Oh Baby SAY YES, Baby SAY YES (Say YES)
nan meonghani seoseo, bara bogo isseo
»»  >>Selengkapnya...

Biodata Personil MBLAQ

MBLAQ atau singkatan dari Music Boys Live in Absolute Quality dalah boyband asal Seoul, yang diproduseri Rain. MBLAQ mulai muncul ke hadapan publik pada 9 Oktober 2009, usai merilis single perdananya, "Oh yeah". Inilah profil singkat dan foto para personelnya:
Yang Seung Ho
Leader and vocalist
Lahir: 16 Oktober 16 1987



Jung Byung Hee
Main vocalist
Lahir: 6 November 1987



Lee Chang Sun
Vocalist
Lahir: 7 February 1988



Pak Sang Hyoun
Vocals and sub-rapper
Lahir: 7 Oktober 1990



Bang Cheol Yong
Main rapper
Lahir: 10 Maret 1991
»»  >>Selengkapnya...